Senin, 27 Juni 2016

COKLAT KURMA



Assalamu'alaikum.. Dalam postingan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya membuat cemilan yang saya beri nama kurma coklat,, sebenarnya sih sudah umum didengar ya? Karena memang ini bukan makanan ajaib yang baru saja ditemukan keberadaannya. Cemilan ini sering kali menjadi cemilan favorite bagi masyarakat Indonesia apalagi pada saat bulan Ramadan dan idul fitri. Rasa manis alami dari buah kurma yang dipadukan dengan manisnya coklat akan terasa nikmat bagi para pencintanya.
Kembali lagi ke cerita saya ya? Jadi bukan hal yang disengaja saya mencoba membuat cemilan kurma coklat, karena pada awalnya saya ingin membuat kue bolu pisang yang diniatkan sebagai  hantaran untuk kaka saya tercinta. Tapi karena keterbatasan waktu dan peralatan yang sudah tidak tahu kemana perginya karena lama tidak dipakai dan diperhatikan maka dari itu mereka melarikan diri dari tempatnya yang seharusnya. Maaf sedikit melantur… hehe.. intinya sih karena saya malas mencari mereka itu saja..
Untuk membuat cemilan ini bahan yang saya pergunakan diantaranya buah kurma (saya pilih kurma yang dijual dengan kondisi masih menempel pada batangnya) kemudian saya juga menggunakan coklat batangan kebetulan yang saya temukan adalah coklat batangan dari merk collata ( dark chocolate dan juga milk chocolate) saya pilih dua tipe rasa coklat karna saya bimbang mana yang lebih enak makanya saya mau coba semua. Awalnya saya mau pakai kacang mede sebagai pengganti dari biji kurma yang dibuang, tapi lagi-lagi saya bimbang takut kalau rasanya malah jadi tidak enak atau tidak lazim. Tapi malah terakhir saya baru tau kalau biasanya coklat kurma juga diisi dengan kacang-kacangan seperti kacang mede dan juga kacang almond. Ah ya sudahlah.. sudah terlanjur ngga beli.. jadi pakai bahan yang ada saja.
Sekarang beralih ke teknik pembuatan, jadi ini karena sayanya yang terlalu pede makanya kloter pembuatan coklat kurma yang pertama gagal karena saya pakai cetakan jeli dan si coklat kurmanya ngga mau lepas dari cetakan jeli, kayaknya mereka nyaman sama sicetakan… abaikan kalau saya salah hehe.. jadi diproses pertama saya masukkan kurma yang sudah dipotong kecil-kecil kedalam cetakan jeli kemudian saya lelehkan coklat dengan cara menyisir/memotong coklat batangan menjadi ukuran yang kecil-kecil dan hampir hancur lalu saya masukan coklat tersebut kedalam gelas yang sekeliling gelas tersebut direndam didalam air panas lalu semabari diaduk coklatnya supaya panasnya merata dan lelehnya juga merata. Setelah itu dengan menggunakan sendok kecil saya masukan coklat yang meleleh tadi kedalam cetakan jeli yang sudah ditaruh potongan kurma. Kemudian saya simpan coklat kurmanya kedalam lemari pendingin dengan harapan sicoklat kurma bisa dengan cepat mengeras dan mudah dikeluarkan. Tapi ternyata prediksi saya salah, entah apanya yang salah seperti yang saya bilang sebelumnya bahwa si kurma coklat sama sekali ngga mau lepas dari cetakan. Saya hampir-hampir menangis karena harapan saya tidak semudah itu terwujud. Padahal saya sudah membayangkan betapa manis dan cantiknya coklat kurma yang sedang saya buat.
Tapi saya tidak mau galau berkepanjangan hanya karena percobaan pertama gagal, kemudian pada akhirnya saya menonton tutorial pembuatan coklat kurma di youtube. Dan cara yang paling mudah adalah dengan mencelupkan si kurma utuh-utuh kedalam coklat meleleh kemudian sisihkan diatas kertas minyak. Tunggu sampai kering dan si coklat kurma siap dibungkus menggunakan aluminium foil. Memang hasilnya tidak secantik yang saya inginkan tapi yasudahlah saya tetap pakai cara termudah, biarlah tak secantik putri raja tidak apa-apa bagi saya. Karena bisa melihat  mereka sukses diselesaikan dan dapat dikemaspun sudah menjadi ketenangan tersendiri bagi saya..  rasanya lumayanlah.. mudah-mudahan kaka saya suka hehe... tapi saya berjanji ketika mungkin suatu saat  dapat berkesempatan membuat coklat kurma lagi maka dengan hati mantap saya  akan membeli kacang mede sebagai isi coklat kurma dan mungkin bisa lebih berani berkreasi untuk menghasilkan coklat kurma yang rasanya lebih enak…
Sekian cerita saya, semoga bermanfaat..wassalamu'alaikum..